Biru's Notes

Biru Langit's Blog

Tersusun rapih di antara serpihan-serpihan kerinduan yang semakin hari semakin menyayat. Tersayat rapih di dalam hati setiap orang yang memiliki penghargaan terhadap keberadaan emosi.

Suka menggebu-gebu. Begitu membara. Terkadang ia juga redup, mati menghitam dan seperti takkan ada lagi kehidupan yang lain.

Melukiskan mimpi-mimpi yang mustahil terwujud bila dihitung menggunakan kalkulasi matematika teori standar.

Mengalir bersama sang waktu yang misterius.

Besar!

Mengancam seluruh kebencian untuk segera punah dari muka kehidupan.

Selalu merasa kehilangan dan begitu merindukan waktu yang berharga.
Penuh dengan penghargaan-penghargaan tentang kesucian hati.

Ia mengikuti jalan yang ditentukan oleh takdir Tuhan. Serba misterius.

Hingga akhirnya ternyata aku tak sanggup lagi menggambarkan keabstrakannya. Sekian. Hahaha.



XDD