Biru's Notes

Biru Langit's Blog

Bukan cuma robot yang bisa diprogram manusia. Tapi manusia bisa diprogram juga sama manusia ! Manusia itu makhluk yang bisa ngelakuin apa aja seenak udel. Haha : D. Kadang bisa jadi kayak malaikat, kadang juga bisa jadi kayak hewan.

Hal inilah yang dijadiin kesempatan oleh manusia-manusia yang gak b'tanggung jawab. Malahan mereka mengatasnamakan diri mereka sebagai orang yang memperjuangkan nilai-nilai kebebasan berimajinasi.

Media informasi adalah sarana yang tepat untuk hal itu. Media yang menurutku memiliki porsi paling besar dalam pemrograman ini adalah media yang bisa kita lihat dan kita dengar (media audio-visual).

Media ini dapat mensimulasikan suatu situasi/keadaan secara lebih baik ketimbang media yang bisa didengar aja (audio) atow media yang cuma bisa dilihat (visual).

Media audio-visual dapat menyebarkan isu-isu lebih cepat ke masyarakat dalam suatu negara. BAHKAN DUNIA . . ! ! !

Ha ha ha, udah dulu ya ceritanya. Bye !

Hari itu adalah hari pertama yang kualami di DRV School (tempat aku sekolah dulu). Di hari-hari pertama masuk, kami disuruh memasuki kelas-kelas. Di dalam kelas itu kami diberi soal-soal PG dan Esai (kalo gak salah). Aku dan semuanya mengerjakan soal-soal itu.

Ruanganku waktu itu ada di lantai 2 tak jauh dari "office" para guru. Yang membagikan kami soal waktu itu adalah kakak-kakak senior kami. Di hari esoknya kami datang lagi ke DRV menjalani ORTIME (ORientation TIME).

Di hari-hari ORTIME ada beberapa hal yang terjadi :
1. Kami disuruh membawa macam-macam barang dan makanan
2. Kami disuruh berpakaian gak seperti biasanya (konyol ! Haha . . .)
3. Kami disuruh menginap & tidur di kelas bagi yang laki-laki. Tidur di aula bagi yang perempuan. Hehe . . .
4. Di saat-saat seperti itu sifat "terlihat bodoh"ku keluar lagi
5. Aku menjadi "pragmatik" yang kehilangan rombongan. Haha
6. Aku bertemu untuk pertamakalinya dengan Light, Stanza dan Anoy.
7. Sendirian. Meski kadang beramai-ramai, aku tetap saja merasa sendirian. Seperti gak ada yang nemenin. Haha :D
8. Gak ada temen yang benar-benar seperti teman.
9. Keasingan bukan lagi hal yang baru buatku. Coz . . .
10. I'm a stranger
11. Lagi-lagi aku gak bisa mengenali diriku sendiri (ANEH . . . ! ! !)



Yeah, that's my first day. So, wat's your story? I'll wait for that . . . (your story). Ha ha

Sejujurnya, aku suka sama yang namanya lukisan. Sayang, harga lukisan itu mahalll. Dan mungkin gajiku sebulan gak sebanding dengan harga sebuah lukisan yang indah. (hehe)

Jelaslah, lukisan itu kan hasil dari "perbuatan-perbuatan seni manusia". Dan terlebih, manusia yang melukiskannya pun mungkin tak sembarang melukis. Ya, perasaannya pun ikut dilibatkan dalam proses "perbuatan seni"nya itu.

Tapi, belakangan ini aku lagi suka sama LUKISAN-LUKISAN LANGIT. Ya, LUKISAN LANGIT adalah lukisan yang biasanya terdiri dari 2 warna saja. Yaitu, biru & putih.

Tapi kadang-kadang pada momen-momen tertentu ada warna-warna pendukung lainnya. Seperti abu-abu, jingga, terkadang ada satu warna yang boleh disebut "merah" (meskipun gak sepenuhnya merah . . . ^_^). Hehe . . .

Dalam "lukisan langit" ada komponen-komponen yang membentuknya. Yang pertama awan, lalu matahari, dan yang terakhir sebagai background-nya adalah "langit" itu sendiri.

Komponen pertama (awan) selalu berwana putih polos bila cuaca cerah. Bentuknya berubah-ubah. Awan mempunyai 4 tipe, yaitu Cirrus, Stratos, Kumulus, dan Nimbus. Ya ya ya, awan-awan itu terkadang suka membentuk dirinya menyerupai sesuatu. Hahaha, ^o^. Sesuai imajinasi kita! Tapi, ada satu awan yang gak bersahabat. Dia itu Nimbur. Ia suka datang bergerombolan. Bentuknya tebal. Seringkali, dia menyanyikan lagu tak bernada (lho, kok?) yang bikin hati deg-degan. Kita biasa menyebut nyanyiannya sebagai "petir". (he he he ^_^ terlalu pleonastik ya bahasanya? Atou jangan-jangan kagak nyambung???)

Yang kedua adalah "matahari". Matahari itu bentuknya bulat (ya iyalah . . . ! ^o^). Dia adalah bola api besar yang tempat tinggalnya jauh banget dari kita. Namun, sinarnya yang kuat dan sangat terang membuat kehidupan tetap berpijar di muka bumi ini. Ha ha ha. Tapi kalo misalnya matahari ketutupan segerombolan awan, sinarnya yang terang masih nerobos nekat nerangin bumi. Well, jadinya timbul efek-efek sinar yang memancar ke segala arah. Menakjubkan !

Yang terakhir adalah "langit". Langit s'lalu berwarna biru. Kadang-kadang kalo banyak awan di langit& dia terlihat berwarna abu-abu. Padahal yang abu-abu itu awannya. Bukan langitnya. Kalo malam warna langit jadi terlihat hitam. Kalo cerah di malam hari, miliaran bintang s'lalu menghiasinya ! Jadi rame !

Udah ah . . . Ha ha ha . . . See you . . . ! ! !

?wreogjwq3ti3wiotnfvkls p9rieutg0w937t5u3rgs0gus890er7u9siohgofgsign orieug0pws389u387292-4\\irpoapr64651.2r1
r;gjioq3hoighrg0shgjnshlfgnsnvnvbnl;gjgjgikrpoguawr90ungvnrtioptjaartARTATGAtgsrlgkahgoisarhighoiYhoirhyaioiHoihOIHOIHRoihsfgshnpog
sjgsoigyserhhgoisrio
jaiougyJHUJ
rgUJ



Upr
gsrgp9srueg09sugUPOIesr
usrg8pyPP_Pesr
uORY9308jifg[POYhsrogi{
seghosfuygsioygiosfyg
sfugiosfyhrjhn pqqq[serfgosihgjsbnf



se oifgjseiguser[girjLIHJIOhsipohf poIUOPuhposjugsjgis p"P()(hthjgh6454654
6KOPKHPOG jiuyhe4iei
sdoo33####IDJFOA
JFIOPGUY09ERGTIJHGLKs[{)(yrIOERHGIOHlkNFpo(y90RW
JopiyeW09h:lhPPHYI
JFSIOy(*yrOIWERHTO

OPIGY89ERTWOITHLWHEFKLLlkjhflghsoifghnOUIoiarhgnoiyoiYOIuynfgoiyergioy3o9:oieyFIOHOIy



SEFO98EY8ER09TIZHGKLHDHPG8HRTGHo((W
Hy*yHOIHE22@@;OIJHFNELN!!;IJHNB
oiergiohsrgnoirehgi9hr90thirjglkngknfg
sfgiodhgbioshgoshgfodighsfdoihsdioghsfiogyf0gy0e9rytreklhg072=-=1\=17u``hoih)(~iohertgosgkfg
spfogu90-2-`oierhgshergshegiosyhe8tyretlskrg
sfjgikherthjQ


QoihagaewgknqQoihjefgi esguieiogy esfguysoeiry poiurgtipreyt90r3iIIY@WOIHl poieugioyerih; QOhoih groigyert8y9er treiyoi32
64
3123
456
1
34
623453
0+64105413
1
31
6+4
0
4
61
4641
314
4
34
4
646
4raeg
4ser
6y6y4sre+6ar

ary
4a
ry64a
ar
y4ar
h4
a6s4tj
u6o4
y6l4u
o[64
i;4
j64'
64;'
lj64[
o;
i64
it7
O{

PK{
P
P{
JJ
PJP

HO{F
^
D
T
(
G
FP



G(7p

6P
F&I(
*)Y*068
+*Y)
+
{_*)
|(
TG&
__)P

PP*F

(&_
Y_
_
_
_^
 %&s764
r4twretgfsduiohoisfjhvsf
sfgpsfiegoisehgoirhntjklarnhtqeyiotlskfgnvls fseoigyesrayw09autwjt--1231==``` rgpisgsretiurseitpusert srtpi9rset92 2iu1p pepsrtpust9u20-1`` gpu`1`-```````` rg9u rt9rtu7y54yt395725=2\=1=ut9rt sr09guyw rta[-stugspjhpsd|)+)*(&+||()_&*(*&UYHJKLHYGTR$%&

4+
64
34
4
4
64
64drtuj35y4dj
+464
31


Y

13
4
4354674
67*+/+13
27+*
+4
+74+97+
54+5*-754
4+5425+-+5

-74-*+
7
7-
++-
54+tfyjd5yujfyu6jyklmdrl6'uy
dukyukypoduj
]dy?DYjDkposujhmy;lmjnfYY(_{{{{{

Di dunia ini banyak nama-nama agama. Agama-agama itu ada untuk memberitahukan perintah-perintah TUHAN kepada manusia. Tapi, apa kita bisa memahami apa yang dimaksud dengan agama?

Agama ada untuk membuat dunia ini menjadi lebih indah untuk dijalani. Menjadikan dunia ini dipenuhi kasih sayang di antara manusia. Siapapun mereka. Entah dari agama A, agama B, partai A, partai C, ormas A, ormas D, dan sebagainya. Masing-masing dari kita harus memahami apa arti semua perbedaan ini.

Perbedaan yang ada bukan untuk dijadikan alasan untuk saling membenci, saling mendendam, saling membunuh satu sama lain, serta saling menghancurkan satu sama lain.

Kita tercipta untuk menjaga "perdamaian" dunia. Bukan untuk menelantarkan "perdamaian". Musuh kita sebenarnya bukanlah kompetitor-kompetitor dalam bidang kita masing-masing yang memiliki ideologi yang berbeda. Tapi, musuh kita hanya ada satu. Yaitu, "iblis/setan" yang ada pada diri kita sendiri.

Perbedaan adalah salah satu karunia-Nya yang sangat berharga bagi kita. Tanpa perbedaan kita takkan tahu betapa indahnya kebersamaan. Tanpa perbedaan kita takkan mengerti apa yang dimaksud dengan mengasihi orang yang berbeda dari kita.

Dimanapun kita berada, perbedaan akan selalu ada. Walaupun kita mencoba untuk menyeragamkan semua orang, tetap saja yang namanya manusia tak ada yang sama. Baik dari segi fisiknya, psikisnya, maupun pola hidupnya. Inilah kita. Makhluk yang penuh "perbedaan yang indah".

Oleh karena itu, teman-teman di seluruh dunia, aku ingin berpesan singkat kepada kalian. Ini pesanku :

"Jadikan perbedaan yang kita miliki sebagai salah satu sebab mengapa kita harus menjaga kerukunan yang akan berbuah satu kedamaian untuk dunia ini di antara kita".